Tips Menghadapi Orang yang Suka Nyinyirin Kamu, No 4 Paling Sulit

Inilah hidup. Dari sekian banyak yang suka, juga ada sekian banyak yang tidak suka. Hidup tidak akan pernah memberikan kepuasan kepada semua orang meskipun kamu merasa sudah banyak melakukan hal yang terbaik untuk orang lain.

Orang yang suka padamu, pasti akan memberikan apresiasi, sanjungan, pujian. Tapi ingat, kamu tidak boleh sedikitpun merasa sombong dengan pujian, kamu hanya boleh menjadikan pujian sebagai motivasi agar bertambah baik lagi.

Orang yang tidak suka padamu, so pasti akan selalu mencari kesalahanmu. Apapun yang kamu lakukan akan selalu dinilai buruk karena sudut pandangnya yang sudah berada di sisi negatifmu. Bahkan tak sungkan orang itu selalu bergunjing dan nyinyir membicarakan sisi negatif mu itu.

Itulah dua ciri manusia yang selalu ada disekitarmu. Ibarat pepatah, ada dua mata yang menatap mu setiap saat. Pertama adalah mata lebah, mata yang selalu mencari sekuntum bunga dihamparan tumpukan sampah. Artinya mata yang selalu mencari kebaikanmu ditengah banyak kekuranganmu.

Kedua adalah mata lalat, mata yang selalu melihat secuil sampah ditengah hamparan taman bunga. Artinya mata yang selalu melihat satu keburukanmu disaat banyak kebaikan yang kamu lakukan. Bahkan tidak hanya melihat keburukan, dia akan nyinyir dengan keburukan yang nampak pada dirimu.

Disini saya menggunakan kata nyinyir, Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), nyinyir adalah kata sifat berupa mengulang-ulang perintah atau permintaan atau cerewet. Sementara menurut survei dari pengguna internet nyinyir memiliki arti suka mengkritik orang lain terus-menerus dengan perkataan yang menyakitkan, sebagaimana yang ditulis di website klikdokter.com.

Nah, bagaimana cara menghadapi si mata lalat yang selalu nyinyirin kamu?. Berikut saya berbagi tips untuk kamu.

  1. Jaga dan Luruskan Niat mu

Rasulullah pernah bersabda, yang artinya :

Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah,” (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits).

Hadits diatas dilatarbelakangi oleh peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah menuju Madinah. Dalam peristiwa ini, terdapat seorang laki-laki yang ikut hijrah bersama Rasulullah tetapi niatnya bukan karena Allah dan Rasul-Nya melainkan karena seorang perempuan.

Maka dalam melakukan satu tindakan, Allah menilai niatmu. Jika niat mu mengharap Ridho dari Allah SWT, maka apapun cercaan, fitnah, gunjingan, dan nyinyiran orang lain kepada mu, tidak akan mempengaruhi terhadap apa yang kamu lakukan. Hingga pada akhirnya orang tersebut akan bosan dengan nyinyirannya.

  1. Bahagiakan Hatimu

Aidh Al Qarni, seorang ulama saudi yang terkenal dengan bukunya La Tahzan (Jangan Bersedih) telah menulis banyak nasihat yang menukil ayat-ayat Al Quran, Hadist dan sya’ir-sya’ir serta berbagai kisah yang penuh hikmah. Buku ini seolah mengatakan “Berbahagialah dan Bergembiralah” atau “Optimislah dan Tenanglah” serta “jalani hidup ini apa adanya dengan ketulusan dan ketenangan”

Aidh Al Qarni menceritakan type kelompok orang yang selalu nyinyir atau suka mengkritik kamu. Separoh dari mereka adalah orang yang suatu saat akan melupakan perbuatan mereka, sepertiga lagi adalah mereka yang tidak sadar dengan apa yang mereka nyinyirkan, dan selebihnya adalah mereka yang tidak mengerti apa dan mengapa mereka harus nyinyir. Maka dari itu, jangan pernah kamu masukkan semua perbuatan mereka kedalam hatimu. Terima dengan lapang dada, jangan pernah bersedih, dan selalulah hidup dalam kebahagiaan yang kamu miliki.

  1. Terus Tinggikan Prestasimu

Pernahkah kamu mendengar cerita tentang burung elang dan burung gagak?. Iya, burung elang adalah burung yang sangat perkasa, punya penglihatan yang tajam, kuku yang kuat mencengkeram, dan kemampuan untuk terbang yang sangat tinggi. Tapi ada satu burung yang berani dengan Elang, yaitu burung gagak.

Burung gagak merupakan satu-satunya burung yang berani hinggap dipunggung seekor elang pada saat terbang. Hinggap tidak hanya diam, tapi kadang mematok-matok leher elang dari belakang. Apakah elang mengepakkan sayapnya memukul burung gagak?. Ternyata tidak.

Burung elang justru mengepakkan sayapnya untuk terus menikmati terbang hingga setinggi-tingginya. Saking tingginya terbang, hingga sampailah ke ketinggian yang kurang akan oksigen. Kemampuan burung elang bertahan di ketinggian ini sangat jauh lebih kuat daripada burung gagak. Akhirnya burung gagak jatuh dengan sendirinya setelah cengekeramannya terlepas dari punggung burung elang.

Kamu yang dinyinyirin itu adalah ibarat seekor elang. Maka teruslah tunjukkan prestasi mu setinggi-tingginya, hingga tak satupun orang yang bisa menginjakmu. Tapi rendahkanlah hati serendah-rendahnya hingga tak satupun orang yang bisa merendahkanmu.

  1. Balas Semua dengan Kebaikan

Nabi Muhammad SAW megajarkan kepada kita bahwa jangan pernah membalas dengan perbuatan yang sama terhadap orang yang berbuat buruk, mencaci, mencari kesalahan, menggunjing, nyinyir dan menghina kita. Perlu diingat bahwa dia sedang melakukan perbuatan dosa. Jika kamu membalasnya denga hal yang sama, maka sama saja kamu akan mendapatkan dosa.

Resapi peringatan Nabi dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh abu dawud dan tirmidzi, yang artinya :

“Jika ada seseorang yang menghinamu dan mempermalukanmu dengan sesuatu yang ia ketahui ada padamu, maka janganlah engkau membalasnya dengan sesuatu yang engkau ketahui ada padanya. Akibat buruk biarlah ia yang menanggungnya” (HR Abu Daud dan Tirmidzi)

Islam mengajarkan kita menjadi manusia yang luar biasa, manusia yang mampu membalas keburukan dengan kebaikan. Jujur, ini sangat sulit dilakukan, tapi karena ini adalah peringatan dari Nabi untuk ummatnya, maka semaksimal mungkin kita harus tunaikan.

Minimal, meminjam istilah anak muda sekarang, Senyumin Aja, adalah sikap yang paling mendekati dengan kabaikan ketika kita menerima perlakuan orang – orang nyinyir di sekitar kita. Semoga dengan sendirinya ia dapat merubah sikap nyinyir nya.

Demikian tips yang dapat saya rangkum dari berbagai sumber yang ada. Bukan berarti saya sudah melakukan semua tips diatas, tapi saya berharap dengan menuliskan tips ini untuk kamu, ada motivasi tersendiri bagi saya untuk menjalankannya dalam kehidupan sehari – hari.

Selamat menikmati kalimat orang nyinyir disekitarmu… 🙂

0Shares


Leave a Reply

× Klik untuk Chat WhatsApp